Untuk menambah rasa nyaman pada masyarakat yang butuh pelayanan,
pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi (PANRB) berencana meresmikan 9 Mal Pelayanan Publik
pada tahun depan. Bahkan, sudah ada pemerintah daerah yang meminta agar
di daerahnya juga dibangun mal dengan segudang pelayanan ini.
Sejumlah 9 (sembilan) Mal Pelayanan Publik itu ternyata diluar
rencana peresmian sebelumnya. Jadi, tahun depan akan lebih banyak Mal
Pelayanan Publik yang akan diresmikan. “Kami merencanakan di tahin depan
ada 9 Mal Pelayanan Publik, di luar yang sudah kita rencanakan,” ujar
Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB, Diah Natalisa, di
Jakarta (12/10).
Saat ini sudah ada tiga Mal Pelayanan Publik yang diresmikan.
Yaitu di Surabaya, Banyuwangi, dan DKI Jakarta. Segera menyusul dalam
waktu dekat Mal Pelayanan Publik di Batam dan Makassar. Diah mengaku,
saat ini sudah banyak permintaan dari daerah untuk segera dibangun pusat
pelayanan satu gedung tersebut.
Menurutnya, itu adalah salah satu strategi pemerintah untuk
meningkatkan pelayanan publik secara nasional. Akan ada banyak pihak
yang bersinergi dalam inovasi ini. Baik kementerian ataupun lembaga akan
bersatu untuk memberikan kemudahan bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat
luas.
“Ada juga permintaan dari beberapa daerah untuk
mengimplementasikan konsep yang sama. Saya kira ini merupakan salah satu
strategi kita untuk mewujudkan peningkatan pelayanan publik nasional,”
jelasnya.
Lebih lanjut, ia bercerita mengenai gedung Mal Pelayanan Publik
DKI Jakarta yang sebelumnya sudah direncanakan oleh Presiden RI Joko
Widodo. Mal itu berada di Jl. HR Rasuna Said kavling 22-C, Jakarta
Selatan. “Dan kita bersyukur ternyata ide dan gagasan ini sudah
dipikirkan oleh banyak pihak. Malah Bapak Presiden Joko Widodo sejak
beberapa tahun lalu sudah menyiapkan gedung ini. Dan alhamulillah ini
sudah terwujud,” imbuhnya.
Gagasan revolusioner ini guna memberikan pelayanan terbaik bagi
masyarakat. Akan ada ratusan pelayanan dalam satu gedung tersebut.
Misalnya saja di Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta. Ada 340 jenis
pelayanan publik. Misalnya untuk mengurus perpanjang SIM, perpanjangan
dan mutasi STNK, segala urusan perpajakan, BPJS, perbankan, surat tanah,
pembuatan paspor, dan sebagainya.
“Ini adalah gagasan dimana kita ingin memberikan kemudahan pada
masyarakat dalam rangka memberikan pelayanan. Berbagai jenis pelayanan,
baik perizinan maupun bukan perizinan dalam satu lokasi,” ucapnya.
Selain pelayanan-pelayanan di atas, akan ada juga pelayanan untuk para investor.
Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan nilai Ease of Doing
Business (EoDB). Kemudahan-kemudahan ini juga untuk mewujudkan keinginan
Presiden Joko Widodo dalam program Nawacitanya. Diah berharap dapat
lebih banyak bersinergi dengan berbagai pihak untuk terus berinovasi
dalam memberikan kemudahan dalam pelayanan masyarakat.
“Kemudahan untuk memberikan pelayanan dan mewujudkan keingan
bapak presiden. Semoga dengan kerjasama dan sinergi banyak pihak ini
memberikan kemudahan positif, juga untuk meudahan untuk para investor
untuk berbisnis di Indonesia,” tuturnya mengakhiri testimoni.
PANDUAN LULUS CPNS
ADS HERE !!!